Kab.Labuhanbatu

Lahan di Depan Taman Tugu Adi Pura Rantauprapat Statusnya Milik PTPN lV

249
×

Lahan di Depan Taman Tugu Adi Pura Rantauprapat Statusnya Milik PTPN lV

Sebarkan artikel ini

Teks Foto : Sejumlah pedagang Lokasi lahan di depan taman Tugu Adi Pura Rantauprapat.

Labuhanbatu(tekab86.com) Lahan yang berada tepat di depan Taman Tugu Adi Pura, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, tepatnya di sebelah Sekolah Dasar (SD) Negeri, yang digunakan para pedagang statusnya masih milik PTPN lV Kebun Rantauprapat.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Aset pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Labuhanbatu, Tahan Hasibuan ketika dikonfirmasi wartawan melalui WhatsApp Kamis (20/11/2025).

Katanya, lahan tersebut merupakan aset milik PTPN IV Kebun Rantauprapat. Tetapi itu akan dan saat ini, pihak perusahaan tengah memproses penyerahan aset tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.

“Saat ini lokasi tanah yang berdampingan dengan sekolah dasar di wilayah itu sedang dalam proses penyerahan kepada Pemkab Labuhanbatu oleh PTPN IV Kebun Rantauprapat,” jelas Tahan Hasibuan.

Terbukanya tabir status kepemilikan lahan tersebut ketika wartawan di lokasi tersebut mendapat informasi terkait gunjang ganjing status lahan yang mana saat ini dimanfaatkan sejumlah warga untuk lapak berjualan dengan membuka warung makanan seadanya itu, diduga akan dibangun ulang oleh segelintir oknum

Diungkapkan warga yang ditemui di sekitar lokasi, bahwa dilahan tempat mereka sering bersantap siang dengan keluarga itu heran akan ada pembongkaran dan akan dibangun kembali oleh sejumlah oknum yang mengabarkan kepada pedagang dilahan tersebut. Sedangkan status lahan belum tahu milik siapa.

Untuk kejelasan lahan tersebut kata warga itu, mereka berharap proses tersebut dapat diselesaikan secepatnya agar lahan yang berada di titik strategis itu bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Kami berharap setelah penyerahan selesai, lahan tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk kepentingan publik bukan jadi kepentingan bisnis para oknum yang tidak bertanggung jawab.” Harap yang disambut antusias para pedagang lainnya.(f)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *