Labuhanbatu(tekab86.com)Bupati Maya Hasmita menegaskan pentingnya penguatan pengendalian inflasi serta perlindungan daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Selasa (03/03), di Ruang Rapat Bupati, Kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Labuhanbatu.
Rapat turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Ahmadi Rahman Muqorobin, Sekretaris Daerah Ir. Hasan Heri Rambe, para Asisten Setdakab, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam arahannya, Bupati Maya Hasmita menegaskan bahwa pengendalian inflasi bukan hanya soal menjaga stabilitas harga, tetapi juga menyangkut kesejahteraan masyarakat secara langsung. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan serta memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar beserta rombongan. Kami berharap pertemuan ini menghasilkan langkah-langkah konkret dalam memperkuat perekonomian daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Ahmadi Rahman Muqorobin menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan mempererat koordinasi dalam pengendalian inflasi dan mendorong percepatan digitalisasi sistem pembayaran non-tunai, khususnya melalui pemanfaatan QRIS.
Ia menjelaskan, perkembangan digitalisasi di Kabupaten Labuhanbatu menunjukkan tren positif. Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) telah mencapai kategori digital sebesar 95,5 persen, sementara pemanfaatan kanal digital untuk PendapatanDaerah telah mencapai 75 persen.
Beberapa rekomendasi yang disampaikan dalam rapat antara lain optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah, pemberian insentif bagi masyarakat dan OPD, pemutakhiran roadmap TP2DD, penguatan kebijakan pendukung ETPD dan P2DD, serta peningkatan kegiatan capacity building yang terdokumentasi secara sistematis.
Rapat koordinasi ditutup dengan sesi diskusi bersama pimpinan OPD, dilanjutkan denganpemberian cenderamata dan foto bersama.
(Fitriadi)












