Labuhanbatu(tekab86.com)Membutuhkan perjalanan Panjang Sebuah Yayassn Pendidikan Dwina Al- Bukhari berdiri pada Tahun 1988 hingga mengapai ke Perguruan Tinggi Swasta Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhori ( STITA), disatu lokasi yang sangat sederhana dan Asri diKelurahan Bakaran batu, Kecamatan Rantau selatan Kabupaten Labuhanbatu
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah AK-Bukhori
( STITA) Labuhanbatu itu dipimpin seorang sosok pensiunan ASN yang lama mengeluti Dunia Pendidikan; juga mantan Kepala Sekolah menengah Ekonomi Atas Negri ( SMEA N) Rantaunpeapat pada masa tahun 80 an
DR.H.Bukhari Mpd tokoh Pendidikan yang tak kalah penting, beliau juga bergabung dibeberapa organisasi kemasyarakatan diantaranya wakil sekretaris Alwasliah Kabupaten Labuhanbatu, dan di Majlis Ulama Indonesia ( MUI) Kabupaten Labuhanbatu hingga saat ini
Seorang Tokoh Pendidikan yang saat ini sedang mengembang pesatkan cita cita pada Dunia Pendidikan.yang terus terfokus ngurusi Sekolah MTS Al-Bukhori, SMK,- Al’Bukhari ( Agritasi A ) dan perguruan Tinggi swasta Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al’-Bukhori ( STITA ), di Kota Karet Kabupaten labuhanbatu itu
Ya, saat ini saya lebih terfokus untuk ngurusi usaha yang sedang saya kembangkan,.ujar DR.Bukhori Mpd Rektor di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhori ( STITA) itu kepada awak Media senin 26 oktober 2026 di Kantornya, saya lebih terfokus ngurusi yayasan
Saya merasa lebih nyaman dan tenang, seperti tadi bapak melihat saya lagi sedang berkonsultasi kepada tenaga pengajar ( guru ) maupun Dosen yang bertugas di yayasan ini, mereka sering berkonsultasi meminta atau memberi pendapat demi untuk perkembangan yayasan ini kedepan
Katanya, Untuk meningkatkan kwalitas atau mutu pendidikan pada yayasan Dwina Al- Bukhori ini Perlu banyak pengorbanan dan perasaan, banyak tantangan yang harus dihadapi, kadang ada juga keritikan, ya memang harus begitu, kalau ingin menempuh keberhasilan, memang harus menghadapi tantangn dan menahan perasaan, ujar DR.Bukhori
Ditanya, ada berapa jumlah keseluruhan Siswa sisiwi maupun mahasiswa yang ada dan aktif diyayasan ini, kalau untuk siswa siswi yang aktif sampai kini kisaran 235 siswa, dan untuk perguruanTinggi STITA lebih kurang 300 mahasiswa
Selain itu sebut DR.Bukhori, diyayasan kita ini.ada 20 siswa yang statusnya anak Yatim dan layak untuk diperhatikan, oleh pihak yayasan memberikan dispensasi, atau tiidak memungut apapun dari mereka ( geratis), dan bisa untuk ikut bergabung
Begitu juga ditingkat perguruan Tinggi STITA, terhadap mahasiswa yang berprestasi dan mempunyai didikasi baik kita gratiskan uang kuliah, sebut Rektor STITA itu ( ik)












