Rantauprapat,(Tekab 86.Com).Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Provinsi Sumatera Utara, Edi Susanto Ritonga,ST didaerah Kabupaten Labuhanbatu mensosialisasikan Peraturan Perundang -Undangan Tentang Ranperda Sistem Kesehatan kepada masyarakat. Tentang peran penting seorang suami mendampingi si istri pada saat kehamilan. Karena, untuk memastikan kesehatan si ibu dan bayi yang berada didalam kandungan si ibu. Disamping itu, juga sangat pentingnya peran serta masyarakat untuk menghadapi Stunting sehari harinya terutama dilingkungan kita.
“Peran suami, bapak sekalian dalam mendampingi istri pada saat kehamilannya, Itu sangat penting. Mendampingi istri pada kehamilan, gunanya untuk menjaga kesehatan ibu dan anak kita yang ada didalam kandungannya ibunya tersebut. Memastikan kesehatan ibu terutama Physikologis si ibu yang rentan terhadap kandungan dan anak “, kata Edi Susanto Ritonga, .Yang dihadiri para ibu-ibu,kaum bapak,tokah agama,tokoh masyrakat.Seluruh peserta yang begitu antusias dan serius mengikuti acara yang diadakan di Terminal Padang Bulan,Kelurahan Padang Bulan,Kec Rantau Utara,Selasa,25/11/2025.
Edi Susanto Ritonga ST, putra asli kota Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu kelahiran 29 November tahun 1971 dan duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara,dari paratai Hanura periode 2025 – 2029.Pantauan awak media, Edi Susanto Ritong, S.T, pada kegiatan ini, selalu memberikan semangat kepada warga, bahwa perlunya edukasi mengenai pentingnya kesehatan gizi yang seimbang dan pola asuh yang tepat sejak dini kepada anak untuk mencegah Stunting.
“Apa lagi sekarang ini, Bupati Kabupaten Labuhanbatu dr Hj Maya Hasmita atas nama Pemkab Labuhanbatu telah menggratiskan untuk berobat kepada masyarakat. Kalau berobat kerumah sakit umum (RSUD), sudah Gratis, ke Puskesmas juga Gratis. Artinya, Pemerintah bersama DPRD tetap memperhatikan masyarakat, terutamanya kesehatan warga. Artinya, kita selaku warga, mari kita menciptakan lingkungan rumah tempat tinggal tetap bersih lingkungannya dari sampah liar. Otomatis, anak kita pun sehat, mulai dari kandungan sampai umur 1000 hari sedini mungkin anak kita tetap sehat, itu yang terpenting, agar terhindar dari Stunting “,papar Edi Susanto Ritonga S.T.
Harapannya, masyarakat Kabupaten Labuhanbatu bersama sama menciptakan daerah bebas dari stunting untuk mendapatkan anak-anak yang sehat Cerdas Bersinar sesuai Visi Misi Bupati Labuhan Batu dr.Hj Maya Hasmita.
Sebelumnya, Nara sumber Nurbayani Ritonga S.Keb memaparkan dan mensosialisasikan tentang bahaya stunting bersifat jangka pendek dan jangka panjang meliputi dampak fisik seperti pertumbuhan yang terhambat, dampak kesehatan jangka panjang seperti peningkatan resiko penyakit tidak menular dimasa dewasa seperti diabetes,penyakit jantung dan kanker serta stroke. Dan, stunting juga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat anak lebih rentan terhadap penyakit.Yang paling mudah kita lihat pertumbuhan anak tidak normal.
Lebih lanjut Nurbaiti Ritonga selaku nara sumber menjelaskan
“Stunting paling mudah dicegah dan diperbaiki pada periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) yaitu dari janin hingga usia 2 tahun. Jika sudah melewati usia 2 tahun, akan lebih sulit untuk memperbaiki ujar Nurbaiti.
Turut hadir mendampingi Edi Susanto,ST, Camat Rantau Utara,Napsir Rambe ST,Lurah Padang Bulan.Arief Kurniawan,Bhabinkamtibmas,H.Endi,Tokoh masyrakat Rony Afrizal SE,Tokoh Agama Ustadz Rinto Harahap,para Kepala Lingkungan sekelurahan Padang Bulan.
Penulis berita.
(Kamal Ritonga).












