BeritaMaluku

Majelis Ta’lim Qiyamuhu Binafsihi Menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H

1216
×

Majelis Ta’lim Qiyamuhu Binafsihi Menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H

Sebarkan artikel ini

Penulis - Dade Papalia

Namrole, tekab86.com – Majelis Ta’lim Qiyamuhu Binafsihi menggelar peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, Bertempat di rumah tahfidz darussalam namrole, desa wainono, kecamatan namrole. buru Selatan

Kegiatan berlangsung khidmat itu, bertemakan “MENJADI PRIBADI YANG DIRINDUKAN SANG NABI”

Pegawai kantor Kementrian Agama Kabupaten Buru Selatan, Ust Rajab Polpoke, Saat menyampaikan tausiyah, menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam mempererat ukhuwah islamiyah dan menjaga kerukunan umat.

“Peringatan Maulid Nabi bukan hanya seremonial, tetapi momentum refleksi untuk mengamalkan nilai-nilai Rasulullah SAW,” ujar Polpoke, Minggu (14/9/2025).

polpoke juga menambahkan, pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, memperbanyak shalawat, dan merenungkan perjuangan beliau sebagai bentuk cinta kita.

menurutnya, rindu kepada Rasulullah SAW bukan hanya perasaan, tetapi manifestasi cinta dan penghormatan mendalam

Polpoke Menekankan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang paling mulia dan menjadi suri teladan dalam segala aspek kehidupan

” cara terbaik mengekspresikan kerinduan adalah dengan meniru dan mengamalkan akhlak mulia beliau,” Pungkas polpoke

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para ibu-ibu majelis Ta’lim Qiyamuhu Binafsihi yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

di kesempatan yang sama, Ketua majelis Ta’lim Qiyamuhu Binafsihi, Devita Rahmani mengatakan, peringatan Maulid Nabi ini, menjadi sarana silaturahmi sekaligus penguatan iman dan takwa majelis Ta’lim Qiyamuhu Binafsih

ia menambahkan, Upaya ini dilakukan guna meningkatkan pemahaman agama dan pengamalan Islam secara moderat serta damai.

menurutnya, Dengan kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat semakin meneladani ajaran Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Nilai kejujuran, kesabaran, dan persaudaraan menjadi bekal penting membangun kerukunan umat.

Adapun pembacaan doa tawasul dan berjanji dipimpin oleh Al Ust Mahmud Mukadar

Penulis – Dade Papalia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *