BeritaProvinsi Maluku

Memasuki Masa Pancaroba Masyarakat Bursel Di Minta Tingkatkan Kewaspadaan

111
×

Memasuki Masa Pancaroba Masyarakat Bursel Di Minta Tingkatkan Kewaspadaan

Sebarkan artikel ini

Namrole tekab86.com, – Memasuki peralihan musim atau masa pancaroba, masyarakat Bursel Diminta lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam yang bisa terjadi kapan saja, Baik Berupa Pohon tumbang, bencana banjir, tanah longsor, laka laut serta bencana alam lainnya

Salah satu masyarakat lokal Buru selatan, kepada media ini mengatakan, peralihan musim penghujan biasanya terjadi antara awal bulan Mei sampai akhir Bulan September

” Jadi biasa kalau musim timur itu (istilah masyarakat setempat) Mulai dari awal bulan Mei sampai memasuki bulan September, itu hujan terus, cuaca panas ada di sela – sela waktu tersebut, cuma mungkin sedikit, intensitas curah hujan yang lebih tinggi ” Jelasnya Rabu (1/5/2024)

Dirinya juga mengakui apabila peralihan musim tersebut, maka aktivitas di luar rumah lebih ia tingkatkan kewaspadaan

” Biasanya kalau aktivitas di luar rumah, musim timur begini, saya selalu hati – hati saja, baik melaut dan ke kebun, karena gelombang tinggi dan pohon tumbang bisa terjadi kapan saja ” ungkapnya

Selain bencana alam, hal yang perlu di perhatian juga yaitu stok bahan makanan mengingat cuaca yang ekstrim di masa pancaroba tersebut sangat berdampak terhadap perhubungan dan transportasi, baik transportasi darat dan laut, sehingga sangat berpengaruh pada masuknya bahan pangan dan bahan lainnya di kabupaten buru selatan

Listrik dan jaringan komunikasi pun sering terdampak akibat cuaca ekstrem di musim pancaroba tersebut

Selain itu juga, Imunitas tubuh pun perlu di perhatikan mengingat cuaca dingin yang berlebihan, bisa mengakibatkan daya imun tubuh menurun sehingga mudah terserang penyakit. Pada masa pancaroba ini bukan hanya manusia yang tidak bisa selalu keluar rumah, akan tetapi bakteri-bakteri dalam tubuh juga akan terperangkap dan menyebabkan daya imun menurun.

Diketahui Iklim Wilayah Kabupaten Buru Selatan beriklim tropis (Af) dengan pengaruh lokal yang sangat kuat. Tidak seperti sebagian besar wilayah lain di Indonesia, curah hujan tertinggi di wilayah kabupaten ini biasanya berlangsung antara bulan Juni hingga Juli ketika wilayah lain di Indoesia sebagian besar sudah memasuki musim kemarau. Suhu udara di wilayah Kabupaten Buru Selatan cenderung konstan antara 22°−33°C di wilayah dataran rendah, sedangkan di wilayah dataran tinggi dan pegunungan suhu udara biasanya ≤24°C. Tingkat kelembapan relatif di wilayah ini berkisar antara 60%−90%.

Abdul Kadir Papalia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *