Daerah

Polisi Gagalkan Transaksi Sabu di Tengah Perkebunan 

391
×

Polisi Gagalkan Transaksi Sabu di Tengah Perkebunan 

Sebarkan artikel ini

labuhanbatu(tekab86.com) Polisi Reskrim Polsek Bilah Hulu kembali ungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. pelaku  ditangkap petugas Kamis (9/10/25) sekira pukul 21.00 WIB di areal perkebunan PTPN IV Regional I Kanau, Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu. Jumat (10/10/25).

Kronologis penangkapan pelaku,  sebelumnya Polisi terima informasi dari masyarakat sedang ada aktivitas transaksi narkotika di lokasi yang dimaksud, Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Bilah Hulu AKP Redi Sinulingga, S.H. peerintahkan Kanit Reskrim IPDA Syafrudi Alamsyah, S.Sos. bersama tim untuk melakukan penyelidikan di sekitar area perkebunan.

Di lokasi petugas melihat dua orang laki-laki sedang duduk di sebuah gubuk, Saat dilakukan penyergapan satu orang berhasil diamankan sementara seorang lainnya melarikan diri ke dalam areal kebun sawit. tersangka Ds alias Dodi ( 36) warga Kecamatan Batu Hampar Kabuparen Rokan Hilir, sempat membuang bungkus kotak rokok Magnum diduga berisi satu psket narkotika jenis sabu .

Petugas kemudian melakukan penggeledahan ditemukan dua buah kaca pirex, satu unit handphone merk Oppo warna biru, satu buah tas sandang warna hitam milik tersangka.1 bungkus plastik klip transparan berisi sabu 1,34 gram, 1 bungkus kotak rokok Magnum fter, 1 lembar potongan tisu

Saat dillakukan interograsi, pelaku mengakui barang haram tersebut miliknya  diperoleh dari seorang laki-laki inisial W. Yang  saat ini masih dilakukan pengembangan

Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala, S.I.K.S.H. melalui Plt. Kasi Humas IPTU Arwin, S.H, keberhasilan petugas merupakan wujud komitmen Polri untuk memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu.

Kami mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif untuk memberikan informasi terkait penyalahgunaan narkoba. Kolaborasi masyarakat dan Polri sangat penting untuk menciptakan lingkungan  bersih dari narkotika,” tegas Arwin.(one)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *