BeritaMaluku

Meski Diperhadapkan Dengan Penerapan Efisiensi Anggaran Dari Pemerintah pusat, Bupati La Hamidi Sebut Tetap Konsisten Membangun Negeri

881
×

Meski Diperhadapkan Dengan Penerapan Efisiensi Anggaran Dari Pemerintah pusat, Bupati La Hamidi Sebut Tetap Konsisten Membangun Negeri

Sebarkan artikel ini

Penulis - Dade Papalia

Namrole, tekab86.com – Meski Diperhadapkan Dengan Penerapan Efisiensi Anggaran yang diberlakukan Dari pusat sampai ke daerah, yang tentunya berpengaruh pada arah kebijakan dan tata kelola pemerintahan di daerah.

Namun demikian, Bupati Buru Selatan, La Hamidi SH, menyebut Tetap Konsisten dan tak menyurutkan Niat Baik Untuk Membangun Negeri kelahirannya, Kabupaten Buru Selatan tercinta dan tetap memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat

Pernyataan Tersebut disampaikannya dalam sambutan pada rapat paripurna istimewa DPRD kabupaten buru selatan, dalam rangka memperingati HUT ke -17 kabupaten buru selatan, senin (21/7/2025), berlangsung di ruang rapat paripurna, lantai II kantor DPRD setempat

Dalam sambutannya Bupati Mengatakan, memasuki usia kabupaten ke-17 dan 151 hari kepemimpinan dirinya bersama wakil bupati gerson E Selsily, yang sedang berjalan sudah tentu memiliki berbagai catatan, baik atas capaian maupun hambatan yang dihadapi

Meski demikian, Kata Bupati, Pemerintah daerah terus berbenah diri, serta berupaya melakukan percepatan pembangunan di berbagai bidang, Melalui prioritas pembangunan, sebagai modal dasar menuju buru selatan yang lebih baik

Dengan tema, kerja bersama untuk bursel berhasil, Bupati menekankan agar aparatur Pemerintah Daerah untuk tetap solit dalam melaksanakan tugas-tugas pelayanan terhadap masyarakat

Menurutnya, keberhasilan tidak akan terwujud tanpa kerja sama semua pihak

Bupati Mengatakan dirinya bersama wakil bupati berkomitmen, akan bekerja semaksimal mungkin, dalam 5 tahun kedepan, untuk menurunkan angka kemiskinan di kabupaten buru selatan

Selain itu, Bupati juga meminta seluruh stakeholder baik pemerintah, swasta, serta segenap elemen masyarakat yang ada untuk melakukan refleksi, sudah sejauh mana berkarya dan memberikan perubahan ke arah baru buru Selatan yang humanis yang sama-sama diharapkan.

“Dari rentang sejarah pembangunan Kabupaten Buru selatan selama 17 tahun para tokoh dan pemimpin terdahulu telah berkarya dan berbakti silih berganti,” Kata Bupati

oleh karenanya, tugas kita adalah melanjutkan apa yang sudah ada dan memperbaiki apa yang masih kurang serta lakukan apa yang belum dilakukan, hingga perubahan dan kemajuan Kabupaten buru Selatan dapat dinikmati bersama

Bupati menambahkan, Selama kurun waktu 151 hari kepemimpinan dirinya dan wakil bupati ada beberapa langkah yang merupakan kebutuhan yang telah dilakukan sebagai langkah respon cepat terhadap kebutuhan publik maupun birokrasi antara lain :

Bursel tertata :

– Melakukan penyegaran birokrasi pada organisasi perangkat daerah
– pembinaan disiplin ASN dengan melaksanakan apel bersama setiap Senin dan Jumat
– pengawasan keuangan pemerintah daerah dengan melakukan opname kas pada OPD maupun desa
– penataan administrasi kependudukan dengan melakukan pelayanan administrasi kependudukan melalui pelayanan online dan penataan ASN ber-ktp buru Selatan serta pelayanan administrasi kependudukan on the spot.

Bursel Cerdas

– melakukan launching pendidikan gratis bagi siswa-siswi PAUD SD dan SMP
– melakukan kerjasama dengan Universitas Pattimura dalam bentuk pemberian beasiswa kepada 200 orang mahasiswa
– melakukan perjanjian kerjasama dengan pihak Universitas Pattimura fakultas kedokteran untuk memberikan beasiswa kurang mampu di Kabupaten Buru Selatan

Bursal Sehat

– melakukan layanan kesehatan gratis baik pelayanan posyandu, pemeriksaan kesehatan gratis pelayanan KB aktif dan eliminasi malaria

– ketersediaan obat-obatan pada gudang instalasi farmasi Dinas Kesehatan dengan 13 Puskesmas dan Rumah sakit Pratama dan pemasangan kamera CCTV di gudang obat untuk mencegah kehilangan stok obat

– melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk pembangunan laboratorium kesehatan masyarakat di Kabupaten buru selatan Selatan dan juga pemberian bantuan sebesar 175 miliar dari Kementerian Kesehatan untuk pembangunan baru RSUD dr Salim arkatiri yang dilakukan secara bertahap untuk tahun 2025 sebesar 75 miliar tahun 2026 sebesar 75 miliar dan 25 miliar untuk alat kesehatan.

Bursel terang dan terhubung

– melakukan pemeliharaan PJU kota namrole dan penerangan jalan desa

– melakukan pengadaan starling Di beberapa desa dan area perkantoran.

“Dengan waktu yang terbatas Kami yakin sungguh apa yang kami lakukan masih sangat jauh dari harapan masyarakat buru Selatan,” kata Bupati

Lebih lanjut Bupati mengakui, Belum banyak yang bisa dilakukan, dikarenakan masih terhambatnya beberapa dokumen penting yang menjadi Kompas atau arah 20 tahun maupun 5 tahun kabupaten Buru Selatan ke depan.

Menurutnya Perda RPJPD seharusnya telah selesai di tahun 2024 dan Perda RPJMD selesai di bulan September.

“Saya berharap sinergitas antara eksekutif dan legislatif selalu terjaga terkhusus pada produk-produk peraturan daerah,” pinta Bupati

karena menurutnya, ada beberapa produk hukum daerah yang punya batas waktu dan punya konsekuensi keterlambatan.

Bupati meyakini sesulit apapun tugas dan pekerjaan yang di emban itu adalah amanah dari Allah subhanahu wa ta’ala yang harus dikerjakan dengan niat ikhlas, kerjasama, gotong royong, serta mengoptimalkan seluruh potensi.

maka semua masalah dan tantangan tersebut, menurutnya, akan bisa dijadikan peluang untuk kebaikan bersama.

Mengutip statement prof Peter F. Drucker, Bupati mengatakan, “tidak ada daerah yang miskin yang ada adalah daerah yang tidak terkelola dengan baik,”

Penulis – Dade Papalia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *