Banner Website
Berita

Bang YD: Sungai Nou Jangan Sekadar Ditata, Jadikan Destinasi Wisata Dunia

233
×

Bang YD: Sungai Nou Jangan Sekadar Ditata, Jadikan Destinasi Wisata Dunia

Sebarkan artikel ini

GUNUNGSITOLI(tekab86.com)Sungai Nou harus didorong menjadi wajah baru Kota Gunungsitoli dan ditempatkan sebagai bagian dari strategi besar transformasi kota menuju kota modern dan metropolitan, sekaligus menjadi salah satu pintu masuk wisatawan dari berbagai penjuru dunia ke Nias.

Menurut Bang YD atau Dr. Yusman Dawolo, M.Kom.I, Sungai Nou tidak boleh hanya dipandang sebagai proyek penataan bantaran sungai, tetapi harus dirancang sebagai destinasi wisata berkelas dunia yang mampu menciptakan daya tarik baru bagi wisatawan untuk datang ke Gunungsitoli.

“Kawasan Sungai Nou harus dikonsep sebagai destinasi wisata kelas dunia, sehingga wisatawan memiliki alasan khusus dan kuat mengapa mereka harus datang ke Gunungsitoli. Jangan berpikir kecil dan jangan hanya menjadikannya sebagai proyek penataan bantaran sungai,” ujar Bang YD.

Menurutnya, pengembangan Sungai Nou dapat menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru Gunungsitoli dengan mengintegrasikan aspek lingkungan, budaya Nias, pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif, dan teknologi.

“Kawasan ini harus dirancang sebagai destinasi wisata kelas dunia, pusat ekonomi kreatif, sekaligus salah satu motor transformasi Gunungsitoli menuju kota modern dan metropolitan,” katanya.
Bersihkan Sungai, Bangun Ekosistem Wisata
Bang YD menilai, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memastikan Sungai Nou bersih, aman, sehat, dan tertata. Setelah itu, kawasan di sekitarnya dapat dikembangkan secara bertahap menjadi ruang publik yang terintegrasi.

Konsep tersebut dapat mencakup taman kota, ruang bermain anak, area pedestrian, tempat parkir, pusat kuliner, hotel, pusat perbelanjaan, ruang ekonomi kreatif, serta atraksi wisata siang dan malam.

Namun, menurutnya, pembangunan kawasan tersebut tidak dapat hanya mengandalkan anggaran pemerintah daerah maupun bantuan pemerintah provinsi. Pemerintah perlu menyiapkan perencanaan yang matang dan membuka ruang investasi bagi sektor swasta, baik investor nasional maupun internasional.

“Pemerintah harus mampu menciptakan ekosistem investasi yang menarik. Jangan hanya berpikir dari mana mendapatkan anggaran pemerintah, tetapi juga bagaimana menghadirkan investor dari dalam negeri, terlebih lagi dari luar negeri,” ujarnya.
Uang Wisatawan Harus Berputar di Masyarakat
Bang YD menilai, keberhasilan pengembangan Sungai Nou tidak hanya diukur dari keindahan fisik kawasan, tetapi dari seberapa besar dampaknya terhadap perekonomian masyarakat.

“Ketika wisatawan datang, mereka akan menginap di hotel, makan di restoran lokal, membeli produk UMKM, menggunakan jasa transportasi, menikmati pertunjukan budaya, dan membawa pulang produk-produk Gunungsitoli. Dengan demikian, uang wisatawan akan berputar di masyarakat dan menciptakan lapangan kerja baru,” kata Yusman.

Karena itu, pengembangan Sungai Nou harus dirancang sebagai sebuah ekosistem ekonomi, bukan sekadar proyek infrastruktur.
Menuju Smart Waterfront
Dalam jangka panjang, Sungai Nou juga dapat dikembangkan menjadi smart waterfront, dengan memanfaatkan teknologi dalam pengelolaan air, energi terbarukan, digital tourism, sistem informasi wisata, hingga pengembangan ekosistem ekonomi kreatif berbasis teknologi.

Bang YD menekankan bahwa pembangunan tidak harus dilakukan sekaligus. Yang terpenting adalah pemerintah memiliki visi jangka panjang dan masterplan yang jelas.

“Kita tidak harus membangun semuanya dan menyelesaikannya hari ini. Namun, Pemerintah Kota harus memiliki perencanaan dengan visi 50 hingga 100 tahun ke depan. Kita mulai hari ini secara bertahap, tetapi rancangan untuk menjadikan Sungai Nou sebagai destinasi wisata dunia harus sudah dibuat sejak sekarang,” ujar Bang YD.

Menurutnya, konsep tersebut akan membuat Sungai Nou tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru bagi Gunungsitoli.

“Kota metropolitan bukan hanya tentang gedung-gedung tinggi. Kota metropolitan adalah kota yang ekonominya hidup, infrastrukturnya modern, masyarakatnya sejahtera, budayanya kuat, serta mampu menarik manusia dan investasi dari berbagai penjuru dunia,” tegasnya.
Proyek Strategis Lintas Pemerintahan
Karena itu, Bang YD mengajak Pemerintah Kota Gunungsitoli bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan Sungai Nou sebagai proyek strategis jangka panjang yang melampaui pergantian pemerintahan.
Menurutnya, pembangunan Sungai Nou harus dirancang secara konsisten, bertahap, dan berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang.

“Jangan bangun sesuatu yang hanya biasa-biasa saja. Bangun sesuatu yang akan dibanggakan anak cucu kita 50 bahkan 100 tahun mendatang. Sungai Nou harus menjadi awal dari lompatan besar Gunungsitoli menuju kota dunia,” tutup Bang YD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *