Labuhanbatu(tekab86.com)Harga beli Gas LPG ukuran 3 Kg ditingkat pengecer di kota Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu meroket tembus 30.000 ,.Selain mencekik leher, sulit pula diperoleh ditingkat pengecer juga dipangkalan berdampak harga melambung Tinggi
Menanggapi keresahan masyarakat baik langsung maupun di sosial media, seorang anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Tommy ambil inisiatif, untuk langkah awal, wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) 1 Kecamatan Rantau Utara itu, mengajak bhabinkamtibmas untuk mencari tahu penyebab menghilangnya barang tersebut
Tidak hanya aparat kepolisian yang diturut sertakan untuk menyelusuri ditingkat kelurahan, Rabu, 3 Juni 2026 Tommy juga mengikut sertakan rekan rekan jurnalis mengunjungi beberapa lokasi yang terdampak.hilangnya” Gas elpiji tersebut
Kepada awak mediaTommy menjelaskan, kelangkaan gas LPG subsidi ukuran 3 kg kali ini, sangat meresahkan masyarakat, perlu dilakukan upaya serius agar kelangkasn ini tidak berkelanjutan lama.
“Paling tidak kita bisa mengetahui apa sebenarnya penyebab Barang bersubsidi itu hampir tidak beredar atau langka, sebab kuota yang diberikan oleh pemerintah telah disesuaikan dengan kebutuhan,” ujarnya.
Setelah menelusuri dibeberapa lokasi, mereka mendapati beragam informasi. Misalnya, agen penyuplai gas ke pangkalan yang ditemui mengaku tidak ada melakukan pengurangan jumlah kuota. gas LPG ukuran 3kg seyogyanya tidak terjadi dan harus tersedia di pangkalan
Tetapi, kenyataannya, kios atau pengecer malah menjual harga di atas harga eceran tertinggi, sementara pemerintah telah menetapkan harga sesuai HET. Parahnya, ketersediaan di pangkalan juga terbilang tidak bertahan lama.
Dengan tidak menghilangkan rezeki tingkat warung/kios/pengecer, diharapkan agar pangkalan mendahulukan penjualan gas LPG ukuran 3kg kepada warga sekitar.
Sebab, menurut Tommy, jika masih ditingkat pangkalan, maka akan didapat harga sesuai regulasi, misalnya saja dikisaran angka Rp17.000 hingga Rp19.500.
Kalau tidak salah ujar Tommy, Bupati Labuhanbatu telah menetapkan harga tertinggi sesuai zona distribusinya.saya rasa ikuti saja itu,” pintanya.
Guna memutus keresahan masyarakat sekaligus menjamin ketersediaan gas LPG subsidi ukuran 3kg, Tommy mengimbau dan mengajak pihak terkait khususnya pangkalan menjadikan kondisi ini sebagai pelajaran.
“Kita idak mencari siapa bersalah, tetapi harus bisa dipastikan keresahan warga ini tidak berkelanjutan. Kita harap jangan ada oknum terkait bertindak di luar yang telah diatur, agar tidak bersentuhan dengan hukum,” saran Tommy lagi.( ik)












