Berita

Korwil BGN Nias Utara Diduga Mempersulit, SLHS Telah Keluar Dapur MBG Banua Gea Tidak Dibuka

30
×

Korwil BGN Nias Utara Diduga Mempersulit, SLHS Telah Keluar Dapur MBG Banua Gea Tidak Dibuka

Sebarkan artikel ini

NIAS UTARA(tekab86.com) Korwil Badan Gizi Nasional (BGN) kabupaten nias Utara diduga mempersulit, Pada hal yang bersangkutan telah berjanji ketika SLHS keluar makan dapur MBG Banua Gea diaktifkan kembali. Sabtu 03/10/2026

Hal tersebut disampaikan Desman Faeri Harefa sebagai Korwil BGN Nias Utara didepan peserta Aksi damai seminggu yang lalu dihalaman kantor bupati Nias Utara, “Kalau segala sesuatunya telah di perbaiki dan terutama SLHS nya sudah dikeluarkan dinas kesehatan maka hari ini pun bisa kita aktif kan, Dan paling lama kamis depan sdh bisa aktif kembali, ” Katanya pada saat aksi tanggal 25 September 2026 seminggu yang lalu

Namun hal tersebut tidak di penuhi pihak Korwil BGN sendiri pada hal surat Sertifikat laik Higeine Sanitasi (SLHS) telah dikeluarkan Dinas Kesehatan kabupaten Nias Utara pada tanggal 28 September 2026 Dengan nomor surat : 400/4247/DINKES/IX/2026 yang berlalu selama lima (5) Tahun.

Menurut Desman, ” Masih ada kelengkapan yang masih belum di penuhi dan hal tersebut disampaikan Darius Duhuwanolo Telaumbanua sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dapur MBG Banua Gea, “Kata Korwil saat dikonfirmasi awak media.

Membuat Sepriman Zai Korlap Aliansi masyarakat peduli program Presiden prabowo-gibran kepulauan nias angkat Bicara, Menurutnya Apa yang disampaikan SPPG terlalu berlebihan karena dan diduga kuat segaja mempersulit

” Apa yang disampaikan Darius sebagai SPPG tersebut terlalu berlebihan, Karena semua itu pengawasannya, dari mulai awal dibuka Dapur MBG Banua Gea itu, Sudah di berikan kesempatan untuk mengingatkan pemilik Dapur namun yang bersangkutan tidak mampu dan diduga kuat lemah dalam pengawasan jalan Dapur MBG Banua gea selama ini, sekarang menyalahkan dapur nya sendiri, Dan saya meminta Korwil untuk mengevaluasi SPPG tersebut jangan menjadi salah satu penghalang program Presiden prabowo-gibran untuk anak-anak sekolah tidak bisa disalurkan, ” ucap Sepriman mantan ketua GMKI Gunungsitoli itu dengan nada tegas.

Dari pantauan awak media Aliansi masyarakat peduli program Presiden prabowo-gibran kepulauan nias akan berangkat menuju BGN jakarta pusat untuk mencari keadilan tentang persoalan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *