GUNUNGSITOLI(tekab86.com)Pembongkaran beton dijembatan Moawe penuh dengan tanda tanya, Pembongkaran beton yang berisikan besi diduga kuat tidak semua diantar dikantor UPTD Bina marga. Juma’at 06/11/2026
Isu hilangnya besi tersebut membuat tanda tanya besar, Sehingga Murni Panjaitan sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Langsung klarifikasi dengan mengirimkan foto yang diduga kuat bukan besi dari jembatan moawe,
Rupanya foto yang dikirimnya adalah foto besi yang sudah banyak dililit rumput alias besi yang sudah lama berada di lokasi kantor tersebut, Karena menurut informasi yang dihimpun awak media besi tersebut dipindahkan sekitar tanggal 21 Oktober 2026 artinya sampai saat ini masih 16 hari, Apakah mungkin besi yang ditujukan PPTK itu benar,,,?
Berikut penjelasan PPTK, “Tapi saya berterima kasih ada berita seperti ini karena untuk mengkoreksi kami jadi pembongkaran berikutnya biar di timbang dan langsung di bawa ke uptd, Udah berumput pun waktu diantar ada cctv , “Jawabannya Murni lewat via Whatsapp sekitar pukul 09:38 Wib hari ini.
Ditempat yang terpisah juga Yulius Zai sebagai pengawas pada kegiatan pekerjaan itu membenarkan bahwa besi tersebut sudah diantar namun hanya sebagian karena masih ada di lokasi pekerjaan
Kabarnya, Pekerjaan tersebut berada di Desa moawe kecamatan Gunungsitoli kota Gunungsitoli dengan nomenklatur : Pergantian lantai jembatan dan balok Girder Idano Moawe pada jalan provinsi ruas Gunungsitoli-afia (25 meter) dikota Gunungsitoli, Dengan Anggaran Rp. 4.399.437.152 dari Provinsi Sumatera utara.
Sampai berita ini diterbitkan pihak Pelaksana dari CV. Surya Sejahtera Perkasa
saat dihubungi melalui pesan singkat via Whatsapp untuk dikonfirmasi, Yang bersangkutan tidak menjawab sama sekali, Namun awak media akan berusaha mengkonfirmasi mereka dalam waktu dekat.












