Kabupaten Nias

Pembangunan Bandara Udara Binaka Gunungsitoli Menuai Banyak Pertanyaan LSM dan Ormas Di Duga Tidak Sesuai Spesifikasi

70
×

Pembangunan Bandara Udara Binaka Gunungsitoli Menuai Banyak Pertanyaan LSM dan Ormas Di Duga Tidak Sesuai Spesifikasi

Sebarkan artikel ini

Nias – tekab86.com,- Beberapa Aktifis LSM dan Ormas Tokoh masyarakat kepulauan Nias menyampaikan tanggapan dan dukungan pembangunan Bandara udara binaka gunungsitoli. Sabtu (15/6/2024)

Korwil LSM SIRA Kepulauan Nias Arlianus Zebua, menyampaikan kepada Awak media, bahwa Kita juga mendukung semua pembangunan, bukan hanya pembangunan pengembangan Bandar Udara Binaka Gunungsitoli. Kita juga tidak berniat menghalangi-halangi pembangunan namun prosesnya harus sesuai dengan spesifikasi aturan dan mekanisme yang ada. Sudah menjadi hak dan kewajiban kita sebagai Sosial Kontrol untuk berperan dalam mengawasi setiap kegiatan pembangunan.

Arlianus Zebua Korwil LSM SIRA Kepulauan Nias menjelaskan bahwa sejak AMP ini beroperasi tahun 2023 lalu, hasil olahan AMP ini katanya diperuntukkan untuk kebutuhan pekerjaan didalam kawasan Bandara.

Diduga kuat bahwa mereka telah melakukan penjualan Hotmix diluar bandara untuk memenuhi kebutuhan rekanan (Kontraktor) baik di kota gunungsitoli juga di kabupaten nias.

“Namun bukan hanya memenuhi kebutuhan di dalam kawasan bandara udara justru dijadikan usaha komersial,” Jelas Arlianus Zebua.

Sementara itu Wakil Ketua DPD Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kabupaten Nias El Telaumbanua menyampaikan kepada awak media bahwa pembangunan Bandara udara kita sambut dengan baik.

“Pembangunan bandara binaka gunungsitoli untuk kepentingan masyarakat Nias, tapi kalau proses pembangunan tidak sesuai aturan baik bahan material maka itu sesuatu kerugian besar bagi masyarakat kepulauan Nias, dan keuntungan bagi kontraktor,” Imbuhnya.

Ketika awak media menghubungi PPK Bandara udara binaka gunungsitoli Jonson Silitonga, baik melaui chat Whatsapp dan juga telepon seluler, tidak ada respon atau tanggapan, hingga berita ini terbit.

(ED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *