GUNUNGSITOLI(tekab86.com) Beberapa minggu terakhir ini heboh tentang dugaan penggunaan Pasir laut pada proyek pemerintah yang berada di wilayah Desa Fodo kecamatan Gunungsitoli Selatan kota Gunungsitoli, Namun hal tersebut dibantah keras oleh pemilik tangkahan pasir di Wilayah Ononamolo I Lot itu. Rabu 05/08/2026
Yarman Zebua Alias Luken pemilik tangkahan di daerah tersebut bahwa dirinya belum ada menyampaikan tentang persoalan Pasir laut kepada beberapa awak media saat mereka jumpai saya,
“Ada beberapa minggu yang lalu kawan-kawan wartawan jumpai saya, pada saat itu mereka bertanya tentang harga pasir sungai yang dibeli kepada saya, Lalu saya jawab kepada mereka, Tapi saya heran kenapa mereka memberitakan saya menjual pasir laut”, Pungkasnya
Lanjutnya, “Jujur saya sampaikan bahwa pasir yang diminta pihak Sukma adalah pasir sungai, Dan saya juga memberikan pasir sungai Idanoi, kenapa saya bilang sungai idanoi karena yang sampai disini aliran sungai itu, ” Paparnya dengan nada tegas
Kabarnya dalam tayangan media selama ini narasi tentang pemilik tangkahan tidak menyebutkan nama yang bersangkutan melainkan disembunyikan, Hal ini membuktikan bahwa narasi tersebut diduga belum bisa dipercaya.
Ditempat terpisah Eko Sembiring Humas PT. Razasa Karya saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut
Menyampaikan, “Saya pesan pasir Sungai kepada bang Luken dan beliau menyampaikan ada, Makanya Pasir sungai tersebut masuk di pembangunan SMAN Unggulan Sukma, Intinya saya pesan Pasir sungai, ” terangnya dengan tegas.
Sampai berita ini diterbitkan, belum ada pihak yang bisa membuktikan bahwa pasir laut yang dipakai di pembangunan tersebut, Karena pasir dari idanogawo, Idanoi, Bogali alias Sitolu Ori masih dipergunakan sampai sekarang untuk pembangunan proyek tersebut.












