Uncategorized

Tak Ada Prostitusi Dan Narkoba Di Next KTV, Kata Kasatpol-PP Kota Gunungsitoli

35
×

Tak Ada Prostitusi Dan Narkoba Di Next KTV, Kata Kasatpol-PP Kota Gunungsitoli

Sebarkan artikel ini

Gununhsitoli (tekab86.com)Tidak ada Prostitusi dan Narkoba Di Next KTV pada kegiatan tersebut kata Torotodo Zega, SE saat dikonfirmasi awal media terkait keluhan Masyarakat setempat.

Hal tersebut dibenar Kasatpol-PP kota Gunungsitoli saat di konfirmasi diruang kerjanya, Beliau mengakui tempat hiburan yang terletak di Desa Sifalaete Tabaloho, Kecamatan Gunungsitoli, itu belum mengantongi dokumen ataupun izin operasional sebagaimana ketentuan.

Torotodo menjelaskan, kedatangan pihaknya ke Next KTV menindaklanjuti surat laporan masyarakat Desa Sifalaete tertanggal 28 April 2026. Dalam suratnya, masyarakat menduga Next KTV dijadikan tempat prostitusi sehingga mengganggu ketertiban umum.

“Kedatangan kami melakukan monitoring, bukan inspeksi. Hasilnya, kami tidak menemukan Lady Companion (LC) maupun kegiatan yang berkaitan dengan prostitusi terselubung seperti apa laporan masyarakat”, ucap Torotodo.

Menurut Torotodo, pihaknya tidak ada menemukan aktivitas peredaran Narkoba dan Minuman Keras (Miras) di Next KTV milik David Chandra Harefa tersebut.

“Izin operasional tidak ada. Kami sudah menghinbau serta menyurati pemilik untuk segera mengurus izin sebagaimana ketentuan. Sejauh ini, kami melihat pemilik Next KTV mempunyai niat baik mengurus izin usahanya”, kata Torotodo.

Lebih jauh, Torotodo menyampaikan bahwa dalam monitoring yang sengaja dilakukan mendadak itu pihaknya hanya menemukan beberapa room KTV tanpa ada pengunjung.

“Jadi pada dasarnya, kedatangan saya bersama Camat Gunungsitoli, serta Kepala Desa Sifalaete Tabaloho untuk memastikan laporan masyarakat. Setelah memonitoring, kami tidak menemukan aktivitas mencurigakan di sana”, pungkasnya,  Di akhir statemen nya Kasatpol-PP kota Gunungsitoli berpesan, ” Besoknya kita langsung surati pemilik Usaha agar di urus izin yang menyangkut tempat usaha tersebut dan saling berkoordinasi dengan masyarakat setempat,” Terangnya Mengakhiri. (Edward Lahagu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *