Kaur, Tekab86.com – Gusril Pausi di Partai Golkar Kabupaten Kaur kembali mendapat perhatian publik.
Selama memimpin partai berlambang pohon beringin itu, Gusril berhasil membawa Golkar menempati unsur pimpinan DPRD Kaur selama dua periode berturut-turut.
Capaian tersebut menunjukkan hasil kerja politik yang konsisten. Selain itu, keberhasilan tersebut memperlihatkan kuatnya dukungan masyarakat terhadap Partai Golkar di Kabupaten Kaur.
Pada Pemilu 2019, Golkar meraih hasil signifikan dan menempatkan kadernya di kursi pimpinan DPRD Kaur. Selanjutnya, pada Pemilu 2024, Golkar kembali mempertahankan posisi strategis tersebut.
Keberhasilan itu tidak datang secara instan. Sebaliknya, Gusril membangun komunikasi politik hingga tingkat akar rumput. Kemudian, ia memperkuat konsolidasi organisasi di seluruh kecamatan.
Di sisi lain, kader Golkar terus aktif menyerap aspirasi masyarakat. Karena itu, partai mampu menjaga kepercayaan pemilih dari waktu ke waktu.
Gusril juga mendorong seluruh pengurus bekerja secara terukur. Selain itu, ia mengarahkan kader untuk hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial.
Berkat strategi tersebut, Golkar tetap menjadi salah satu kekuatan politik utama di Kabupaten Kaur. Bahkan, partai itu mampu bersaing di tengah dinamika politik yang semakin kompetitif.
Tidak hanya fokus pada agenda politik, Gusril juga menekankan pentingnya pelayanan kepada masyarakat. Oleh sebab itu, kader Golkar terus membangun kedekatan dengan berbagai kelompok masyarakat.
Sejumlah pengamat politik daerah menilai capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan kepemimpinan Gusril.
Pasalnya, tidak semua partai mampu mempertahankan posisi pimpinan DPRD selama dua periode berturut-turut.
Kini, menjelang masa kepengurusan berikutnya, dukungan terhadap Gusril terus menguat.
Sementara itu, banyak kader berharap ia kembali memimpin DPD II Partai Golkar Kabupaten Kaur.
Mereka menilai Gusril telah membuktikan kemampuan melalui kerja nyata.
Dengan demikian, keberhasilan membawa Golkar duduk di unsur pimpinan DPRD selama dua periode menjadi catatan penting dalam perjalanan politiknya di Kabupaten Kaur.(Edi Supratman)












