Berita

Pajak Hongkong Diduga Jadi Titik Peredaran Sabu, Warga Pertanyakan Kinerja APH

16
×

Pajak Hongkong Diduga Jadi Titik Peredaran Sabu, Warga Pertanyakan Kinerja APH

Sebarkan artikel ini

Labuhanbatu(tekab86.com)— Dugaan peredaran narkotika jenis sabu kembali menjadi sorotan warga di kawasan Pajak Hongkong, Kelurahan Silandorung, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sabtu (12/9/26).

Warga sekitar mengaku resah karena aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran sabu disebut kembali muncul di kawasan tersebut. Padahal, menurut warga, lokasi itu sebelumnya pernah dilakukan penggerebekan oleh aparat.

“Kalau memang sudah pernah digerebek, kenapa beberapa hari kemudian muncul lagi?” ujar warga.

Keresahan semakin mencuat lantaran lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi berada di kawasan perdagangan yang ramai dan berdekatan dengan Pasar Gelugur. Warga khawatir kondisi tersebut berdampak terhadap keamanan lingkungan serta masyarakat yang beraktivitas di sekitar pasar.

Saat awak media online Tekab86.com melakukan peliputan di lokasi, seorang yang mengaku sebagai humas menghadang awak media. Dalam keterangannya, ia menyebut barang tersebut milik seseorang yang disebut dengan nama “Korak” dan mengatakan bahwa yang bersangkutan jarang berada di lokasi.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian dan tentunya membutuhkan klarifikasi lebih lanjut dari pihak yang disebut maupun aparat penegak hukum (APH).

“Jangan sampai masyarakat menilai ada pembiaran. Kami hanya ingin lingkungan ini aman dan bersih dari narkoba,” kata warga lainnya.

Masyarakat sekitar berharap Polres Labuhanbatu dan instansi terkait tidak tinggal diam. Jika benar terdapat dugaan peredaran narkotika di kawasan Pajak Hongkong, warga meminta dilakukan penyelidikan dan tindakan tegas sesuai hukum.

Pasalnya, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya dengan penggerebekan sesaat. Warga berharap ada tindakan berkelanjutan agar lokasi yang pernah ditertibkan tidak kembali menjadi tempat dugaan transaksi narkotika.(Fit)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *