Daerah

Bedah Buku Biografi Buya H. Ibrahim Yusuf dan Peresmian Musholla Hj. Jamilah Ypi nur Ibrahimi di Rantauprapat Berlangsung Khidmat dan Penuh Makna

71
×

Bedah Buku Biografi Buya H. Ibrahim Yusuf dan Peresmian Musholla Hj. Jamilah Ypi nur Ibrahimi di Rantauprapat Berlangsung Khidmat dan Penuh Makna

Sebarkan artikel ini

Rantauprapat (tekab86.com) – Suasana penuh khidmat dan sarat nilai keilmuan mewarnai kegiatan bedah buku biografi almarhum Buya H. Ibrahim Yusuf bertajuk “Ulama dan Filsuf dari Pesisir Labuhanbatu”, yang dirangkaikan dengan peresmian Musholla Hj. Jamilah Ypi nur Ibrahimi, pada Senin (16/2/26).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekolah Nuribrahim, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Rantau Selatan, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, dan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah serta tokoh masyarakat.

Turut hadir Bupati Labuhanbatu, Maya Hasmita, perwakilan Kapolres Labuhanbatu, Dandim 0209/LB, jajaran Forkopimda Labuhanbatu, para rektor universitas yang ada di Labuhanbatu, Direktur Bank Sumut, Humas PT Sosro Labuhanbatu, para ulama, cendekiawan, serta tamu undangan lainnya.

Menghidupkan Warisan Intelektual Ulama Pesisir

Buku “Ulama dan Filsuf dari Pesisir Labuhanbatu” mengupas perjalanan hidup, perjuangan dakwah, serta pemikiran almarhum Buya H. Ibrahim Yusuf sebagai sosok ulama yang tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga memiliki kedalaman filsafat dan pandangan kebangsaan yang luas.

Dalam sambutannya, Bupati Maya Hasmita menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terbitnya buku tersebut. Menurutnya, kehadiran buku biografi ini menjadi bagian penting dalam merawat sejarah dan menghargai kontribusi ulama daerah terhadap pembangunan moral dan spiritual masyarakat.

“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur atas terbitnya buku ini. Buya H. Ibrahim Yusuf adalah sosok panutan yang pemikiran dan keteladanannya layak diwariskan kepada generasi muda. Semoga buku ini menjadi inspirasi dan penguat nilai-nilai keislaman serta kebangsaan di tengah masyarakat,” ujar Bupati.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu mendukung penuh upaya pelestarian warisan intelektual dan spiritual tokoh-tokoh daerah sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.

Peresmian Musholla sebagai Pusat Pembinaan Umat

Pada kesempatan yang sama, Bupati Maya Hasmita secara resmi membuka kegiatan bedah buku dan meresmikan Musholla Hj. Jamilah Ypi nur Ibrahimi. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan doa bersama.

Musholla tersebut diharapkan menjadi pusat ibadah sekaligus sarana pembinaan umat, tempat tumbuhnya generasi yang berakhlak, berilmu, dan berkontribusi positif bagi daerah.

Perwakilan Forkopimda dan para tokoh yang hadir menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang memadukan aspek keilmuan dan pembangunan spiritual tersebut. Mereka menilai bahwa kegiatan seperti ini menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah, ulama, akademisi, dan masyarakat.

Sinergi Pemerintah, Ulama, dan Akademisi

Kehadiran para rektor universitas di Labuhanbatu serta unsur pimpinan daerah menunjukkan adanya sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan tokoh agama dalam membangun Kabupaten Labuhanbatu ke arah yang lebih baik.

Diskusi bedah buku berlangsung interaktif, membahas pemikiran-pemikiran Buya H. Ibrahim Yusuf dalam bidang keislaman, filsafat, serta perannya dalam membina masyarakat pesisir. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk almarhum Buya H. Ibrahim Yusuf serta harapan agar Kabupaten Labuhanbatu senantiasa diberkahi, maju, dan religius.

Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas Labuhanbatu sebagai daerah yang menghargai ulama, menjunjung tinggi ilmu pengetahuan, serta terus membangun nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Fitriadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *