Labuhanbatu. (Tekb86.Com)Bukan rahasia umum lagi bagi sebagian kalangan Jurnalis dan juga elemen masyarakat didaerah Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara, bahwa bantuan dari Pemerintah Pusat tentang Dana Desa didaerah Kabupaten Labuhanbatu, terindikasi kuat dugaan menjadi ajang Korupsi Kolusi dan Neovotisme (KKN) serta rentan dengan aroma dugaan kolaborasi dengan penegak hukum.
Pasalnya, dari penelusuran dan chek and richek serta investigasi Jurnalis didesa desa se Kabupaten Labuhanbatu, yang menerima manfaat transfer Dana Desa kepada setiap Kepala desa, ada indikasi kuatnya dugaan penyelewengan anggaran Dana Desa tersebut.
Menurut data yang dihimpun Jurnalis, dibeberapa desa dan keterangan sumber yang berasal dari warga didesa tersebut, kemaren, menunjukkan signifan indikasi dugaan penyelewengan tersebut terutama penyaluran manfaat Bantuan Tunai Langsung (BLT) kepada warga desa.
Sebab, hasil konfirmasi Jurnalis dan menurut keterangan dari pejabat Kepala desa bahwa bantuan peruntukan BLT kepada warga tersebut per Kepala Keluarga dengan nilai uang sebesar Rp 300.000, per tiga bulan dari pencairan Dana Desa tersebut.
“Per KK nya tiga ratus ribu rupiah dan itu per tiga bulan sekali, bila sudah cair Dana Desa “, sebut beberapa pejabat Kepala desa yang ditemui Jurnalis, kemaren, dan enggan nama mereka disebutkan
Dijelaskan oleh Kepala desa itu, jumlah yang mendapat bantuan manfaat BLT dari Dana Desa untuk desa nya sebanyak 50 KK. Dan, untuk wilayah desa itu hampir sama banyak KKnya. “Kalau menambah KKnya jarang itu ada. Yang ada kurang KK ya ada “, kata Kepala desa tersebut.
Dari jumlah KK hanya mencapai 50 dan 53 KK dikali Rp 300.000,’ diperuntukan BLT tersebut, total sejumlah lebih kurang Rp 15.000,’ (Lima belas juta rupiah) persatu termin putaran dikali tiga termin putaran dalam satu tahun anggaran, terhitung sejumlah Rp 45 000.000,’ pertahunnya dari Dana Desa , melihat jumlah KK yang diberikan BLT dimaksud
Mirisnya, Dana Desa Pematang Seleng terlihat penyaluran manfaat BLT ditahun anggaran 2022 dianggarkan oleh Kepala desa Pematang Seleng sejumlah Rp 460.800.000, dalam satu tahun anggaran dari Dana Desa. Dan, ditahun anggaran 2023 dianggarkan sejumlah Rp 183.800.000,” pertahunnya peruntukan BLT bagi warga.
Dari keterangan disebutkan pejabat Kepala desa bahwa disetiap desanya jumlah KK yang mendapat bantuan BLT setiap tahun lebih kurangnya 50 KK dan 53 KK. Artinya, diketahui bahwa dari bantuan manfaat BLT desa Pematang Seleng tersebut, terindikasi kuat dugaan di Markup anggaran Dana Desa untuk BLT oleh Kepala desa Pematang Seleng Kecamatan Bilah Hulu Labuhanbatu insial S.
Labuhanbatu, Senin 7 Juli 2025
Berita :Taem Tekab86. Com DARITER RITONGA
Keterangan : Gambar fhoto Kepala desa Pematang Seleng Kec Bilah Hulu Kab Labuhanbatu Suwarno.












