BeritaDaerah

Manejer PT Palma Bungkam Terkait Belasan Karyawan Disuruh Paksa Bekerja Hari Minggu

27
×

Manejer PT Palma Bungkam Terkait Belasan Karyawan Disuruh Paksa Bekerja Hari Minggu

Sebarkan artikel ini

Indragiri Hulu tekab86.com,- Adanya dugaan pemaksaan kerja terhadap sejumlah karyawan dan jika tidak dituruti perintah, lalu dijadikan mangkir oleh M.harun selaku Asisten di PT Palma 1, Kebun Palma S1 Desa Peyaguan Kecamatan Batang Gasal Kabupaten Indgri Hulu, Provinsi Riau, jumat 3 Mei 2024.

Tim media melakukan konfirmasi 3 mey 2024 kepada M.harun selaku Asisten terkait, via WA: 0821722141**, hingga terbit berita ini, belum ada beri tanggapan apapun, alias bungkam, begitu konfirmasi ke Novendra selaku manajer via wa 0813640241**, juga belum dapat tanggapan.

Adapun kronologi nya pada hari Minggu 21 April 2024 dilakukan ganti hari oleh Sejumlah Karyawan yang disuruh melakukan aktivitasnya seperti di hari biasa, dengan alasan tidak boleh dicicil HK tersebut pada hari biasa selain langsung kerja pada minggu di maksud, seakan diwajibkan menurut perintah oleh Bapak M.Harun selaku asisten Divisi IV PT Palma, jelas sumber kepada awak media.

Iya, Pada Minggu 21 April tersebut, sejumlah 15 orang TK karyawan yang tidak masuk bekerja, lalu pihaknya meminta agar pekerjaan itu pagi senin saja dengan alasan karena Minggu itu harusnya libur dan waktu nya ibadah bagi Agama Nasrani, Namun M.harun selaku Asisten tetap mengambil keputusan sepihak dibuat Mangkir sejumlah 15 orang tersebut.

Kemudian, pada 24 April Agusman Hia meminta surat keterangan Mangkir yang dimaksud dan m.harun Asisten mengatakan akan dibuat sore hari itu dan setelah malamnya, lalu Asisten mengatakan besok saja karena sekalian untuk di tanda tangani, ” tulis via wa kepada Agusman.

Pada Kamis pagi 25 April, Agusman ke Kantor Divisi untuk mengambil surat yang dimaksud dan setelah sampai di kantor, malah yang diberikan kepada Agusman oleh M.harun selaku Asisten adalah surat peringatan (SP) yang dikeluarkan dari para pimpinan perusahaan PT Palma.

“Surat SP itu diberikan Asisten kepada Agusman dan disuruh menandatangani, inilah yang dimaksud surat mangkir tersebut, Ucap Asisten dan disuruh ditandatangani oleh Agusman, terlihat pun pada surat tersebut tanpa tanda tangan Pihak Pimpinan, “Sambungnya Agusman.

Setelah Agusman tanda tangani surat SP tersebut, lalu bertanya kepada Asisten tentang darimana uang mangkir yang dimaksud bekerja hari Minggu, jawab Asisten dibuat tertanggal 12 April 2024

Sedangkan Agusman selaku TK karyawan perawatan tunas pokok, bukan sengaja mangkir Pada Minggu tersebut ataupun yang dimaksud secara dicicil, akan tetapi, karena Agusman Hia pada minggu itu membawa istri berobat tentang kandungan istrinya, itupun lebih dahulu konfirmasi kepada mandor pagi Minggu itu dan sekira pukul 11.00 wib siang Minggu itu juga sudah mengkonfirmasi kepada M.Harun selaku Asisten “Jelasnya Agusman.

Herannya, mengapa kemudian M.harun selaku Asisten berikan Surat Peringatan (SP) terhadap saya, Tuturnya Agusman.

Reporter : Athia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *